Labels

Showing posts with label Wedding Preparation. Show all posts
Showing posts with label Wedding Preparation. Show all posts

Monday, July 9, 2018

Finally the Day 12/05/2018

Adalah sebuah moment yang mengharukan ketika akhirnya status pacaran naik pangkat menjadi –Menikah-. Setelah melalui segala macam drama akhirnya sah juga.

And here it was.. the day when I am officially become a wife :) 


Jujur gue sempet pusing dengan segala persiapan, karena literally ngurusin semuanya berdua doang, yaa walaupun sedikit banyak dibantuin tapi yang make sure everything already set was me. Gue yang bikin list, gue yang follow up kesana kemari, sampe H-3 baru ngeh kalo belom sewa jasa buat hena. Jadilah ngerepotin Ica adenya Faaiq buat nyari henna art yang lokasinya di Bekasi. Gue dan faaiq? Well kita bahkan H-4 masih ngantor karena jadwalnya closing bulanan. 

Wedding Preparation – Undangan


Next undangan. Jadi ini banyak banget loh yang nyaranin gue buat print undangan di Pasar Tebet, selain murah disana juga banyak pilihannya. Well, I am not into ‘banyak pilihan’ person. Gue sangat tidak mau ribet jika harus ke suatu tempat untuk memilih satu item sedangkan pilihan yang disana banyak sekali so I didnt follow their recommendation but thank you anyway.  



Jadi dimana gue cetak undangan?. Bagi yang tinggal di daerah Salemba dan sekitar, tentu sudah tidak asing dengan daerah Percetakan Negara. Karena gue tinggal di Salemba, I was thinking ngapain jauh-jauh ke Tebet dan akhirnya pas weekend gue dan Faaiq muter-muter di sekitar Percetakan Negara untuk survey harga dulu. Ternyata disini banyak banget loh pilihannya, not to mention kita juga sampe nyari ke daerah Kalibiru sih di Senen dan masih sedikit lebih mahal dari yang daerah Salemba walaupun designnya sama.

Wedding Preparation – Seserahan

Untuk seserahan ini saran gue baiknya dicicil untuk membelinya, karena ternyata kalau dihitung-hitung lumayan juga pengeluaran untuk seserahan ini. Karena gue orangnya gamau rempong dan gaenakan, untuk seserahan gue bilang Faaiq kalo serahin aja semuanya ke gue. Karena nantinya gue yang akan makai dan pasti semuanya sesuai selera gue. Dari awal untuk rencana pernikahan ini gue dan Faaiq nabungnya bareng, jadi untuk hal apapun baiknya kami patungan sama-sama (kecuali mahar pure dari Faaiq). Berikut gue kasih list seserahan yang gue beli di bawah ini (tidak mencantumkan merk dan harga). 



Oh iya, untuk hiasan dan kotak seserahannya, beruntunglah gue punya Ibu calon mertua yang berjiwa seni tinggi, jadi semua designya gue serahin ke ibu. Saran juga kalau bisa sebelum dibeli semuanya di list dulu dan di budgetin harganya, Alhamdulillah gue dapet harga semua sesuai bahkan ada yang lebih murah dari budget yang di tentuin, ya namanya juga pesta dengan budget rendah, jadi semua di akalin biar tetap aman.

Sunday, June 24, 2018

Wedding Preparation – Venue


Salah satu persiapan yang harus paling dulu di buru adalah venue acara. Dari beberapa saran teman-teman gue, sebaiknya venue sudah harus di booking jauh-jauh hari. Mengingat pernikahan gue di adakan sebelum puasa which means peak season orang-orang yang mau nikah mengejar halal di bulan puasa, jadilah gue mengikuti saran tersebut.

Sebenarnya dari awal-awal kita memutuskan untuk menikah, gue dan Faaiq sudah mengincar tempat ini.Sebuah masjid yang berada di depan rumah Faaiq yang untungnya memang saat renovasi sudah diniatkan untuk bagian bawah mesjid tersebut dijadikan aula untuk acara pernikahan dan lain-lain. Sedangkan untuk beribadah di lantai dua.


Wedding Preparation – Souvenir

Next post, berburu souvenir. Setelah dipikir-pikir gue memutuskan untuk satu postingan untuk satu persiapan biar apa?

1.       Since this is my personal blog, I am the one who has 100% control
2.       Karena ini moment sekali seumur hidup, gue yang pelupa ingin mengingatnya dengan cara gue, yaitu dengan menulis dan mempublish di blog biar someday bisa diliat-liat lagi
3.   Lebih gampang bikinnya, dan biar yang baca juga bisa liat satu-persatu per judul jadi gasusah nyarinya

H-6 bulan sebelum acara, gue yang memang basically gasabaran udah mulai cari-cari vendor buat persiapan. Untuk gedung sudah di DP dan akan di post di postingan selanjutnya, karna formulirnya masih di rumah Faaiq lupa di copy kemarin, jadi gue lupa detail biaya dan apa aja persyaratannya.

Wedding Preparation - Lamaran


Untuk tahap ini pertimbangannya banyak banget, beberapa factor baik internal maupun external dan setelah membicarakan matang-matang serta izin keluarga dari kedua belah pihak akhirnya Faaiq datang ke rumah gue sendiri tanpa keluarga untuk melamar. Disini sempet takut juga, dan pastilah banyak banget komen orang-orang, kok Faaiq dateng sendiri kok gini kok gitu yang tadinya gue kesal sampai akhirnya udah bodo amat sama komentar orang-orang yang gatau kenapa kita berani ambil keputusan kayak gitu.

H-2 bulan sebelum lamaran kami udah survey tempat cincin. Gue sempet browsing di internet beberapa tempat yang pas. Well, disini gue juga akan share tempat biar bisa ngebantu capeng-capeng lain yang mungkin lagi persiapan juga.

Beberapa tempat yang kita datangi di Blok M -

Monday, May 21, 2018

Wedding Preparation – Throwback


Akhirnya bisa ngeblog tentang ini juga. Dari dulu suka blog walking tentang persiapan pernikahan, dalam hati selalu bilang “someday, sure I’ll post all of the preparation on my blog. Yiay
First of all, sesuai janji, pertama kali gue akan memperkenalkan Faaiq ke blog ini. Walaupun udah sering di post sih tapi belum pernah post tentang ketemunya gimana. I promised to tell how I met him.

Jadi ceritanya gue dan geng yang mostly isinya cowok yang dinamai ‘Keluarga Beo’ berwacana untuk naik gunung. Setelah satu tahun wacana tersebut akhirnya terealisasi dengan pendakian pertama seharusnya Merbabu namun karena beberapa faktor jadilah kami berangkat ke Sumbing. Nah, Faaiq ini adalah temen SMP – SMA si Aldo yang merupakan temen satu geng gue jaman kuliah (sampai sekarang). Jadi dari satu geng itu yang bener-bener anak PA Cuma Aldo doang, dan Aldopun memutuskan buat ngajak Faaiq yang menurut dia paling pas lah buat temen perjalanan kita.