Sunday, September 6, 2015

Brown Canyon

After Lawang Sewu and Sam PooKong, Brown Canyon was our next destination. It was fun at that day, I visited two historical places and then we closed the day by travel to one of my bucket list if I visit Semarang.

Like I said before, this was the unpredictable journey. Me and my new friend failed to visit Karimun Jawa. The beauty of mother earth on the north side of Java Island. Yet, it was enough to thanks God that I still have the opportunity to Visit Semarang.


Brown Canyon located in one of remote village on the other side Semarang city. It was not really far, the road is not really good. But we came at that place at the right time.

Friday, September 4, 2015

Kelenteng Sam Poo Kong

Wisata semarang selanjutnya yang saya kunjungi adalah Kelenteng Sam Poo Kong. Ada sedikit cerita unik tentang tempat ibadah yang satu ini. Dari berbagai sumber yang saya baca, Kelenteng yang usianya lebih dari 600 tahun ini dulunya adalah masjid yang dibangun oleh Laksamana Cheng Ho. Laksamana Cheng Ho adalah seorang muslim yang sering berlayar ke berbagai negara yang diperkirakan antara tahun 1405-1433. Menurut sejarahnya, Cheng Ho pernah berlayar ke Jawa, Palembang, Malaka, Arab, India hingga sampai ke Amerika. Laksamana Cheng Ho ini berlayar bukan untuk berperang, namun untuk menjalin persahabatan dengan kerajaan-kerajaan yang dikunjunginya. Tempat ini mengajarkan kita untuk terus menjunjung tinggi perdamaian dan saling menghargai keberagaman budaya maupun agama yang ada.



Nah, Kelenteng ini katanya dibangun pada saat Laksamana Cheng HO berlayar. Kemudian beberapa prajuritnya sakit sehingga dia memutuskan untuk berlabuh di Pantai Utara Semarang. Setelah itu, dia menyuruh anak buahnya untuk mendirikan tempat ibadah masjid yang lambat laun beralih fungsi menjadi Kelenteng. Namun ada versi lain yang menceritakan bahwa Cheng Ho membangun Mesjid dan Kelenteng di tempat yang sama.

Wednesday, September 2, 2015

Lawang Sewu

Bagi para pecinta tempat-tempat bersejarah tentu nama Lawang Sewu terdengar sudah tidak asing lagi. Gedung bersejarah yang katanya juga ber-hantu ini merupakan ikon kota Semarang yang paling terkenal. Sebagai pecinta sejarah tentu saja kesempatan berkunjung ke Semarang tidak mungkin saya lewatkan untuk mengunjungi salah satu gedung penninggalan Belanda ini.

Perjalanan ke semarang berawal dari ajakan salah satu teman kuliah saya. Awalnya Karimun Jawa adalah tempat tujuan kami, namun sialnya seminggu sebelum berangkat cuaca di Pulau Karimun ini tidak bersahabat, setelah deg-degan menunggu kepastian jadilah trip Karimun Jawa ditunda diganti dengan trip ke Semarang karena tidak mau rugi tiket kereta yang sudah dibeli.


New friend


Lawang Sewu tempat pertama di Semarang yang saya kunjungi, berhubung ini adalah kunjungan pertama saya ke Semarang tentu saja saya sangat excited.