Monday, September 14, 2015

Candi Gedong Songo, Semarang

Masih dalam rangkaian trip ke Semarang. Hari ke dua tempat yang kami kunjungi adalah Candi Gedong Songo. Yep, another historical places. Candi Gedong Songo terletak di lereng Gunung Ungaran, Dusun Darum, Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Sesuai dengan namanya Songo yang dalam Bahasa Indonesia berarti Sembilan, karena konon katanya terdapat Sembilan Candi di Komplek Candi Gedong Songo ini.


Untuk masuk ke Komplek Candi Gedong Songo dikenakan biaya Rp. 7.500,- per orang. Terdapat 5 komplek candi, yang per kompleknya terdiri dari 1-3 Candi. Nah lokasi ke 5 komplek Candi ini tidak terlalu berdekatan satu sama lain. Track ke-5 komplek candi ini adalah sekitar 4km. Untuk menikmatinya terdapat 2 pilihan, berkuda atau berjalan kaki. Tarif untuk naik kudapun beda-beda, tergantung kita ingin naik kuda sampai candi ke berapa. Saya dan rombongan memilih jalan kaki, karena lebih bebas menikmati pemandangan sambil foto-foto.

Sunday, September 6, 2015

Brown Canyon

After Lawang Sewu and Sam PooKong, Brown Canyon was our next destination. It was fun at that day, I visited two historical places and then we closed the day by travel to one of my bucket list if I visit Semarang.

Like I said before, this was the unpredictable journey. Me and my new friend failed to visit Karimun Jawa. The beauty of mother earth on the north side of Java Island. Yet, it was enough to thanks God that I still have the opportunity to Visit Semarang.


Brown Canyon located in one of remote village on the other side Semarang city. It was not really far, the road is not really good. But we came at that place at the right time.

Friday, September 4, 2015

Kelenteng Sam Poo Kong

Wisata semarang selanjutnya yang saya kunjungi adalah Kelenteng Sam Poo Kong. Ada sedikit cerita unik tentang tempat ibadah yang satu ini. Dari berbagai sumber yang saya baca, Kelenteng yang usianya lebih dari 600 tahun ini dulunya adalah masjid yang dibangun oleh Laksamana Cheng Ho. Laksamana Cheng Ho adalah seorang muslim yang sering berlayar ke berbagai negara yang diperkirakan antara tahun 1405-1433. Menurut sejarahnya, Cheng Ho pernah berlayar ke Jawa, Palembang, Malaka, Arab, India hingga sampai ke Amerika. Laksamana Cheng Ho ini berlayar bukan untuk berperang, namun untuk menjalin persahabatan dengan kerajaan-kerajaan yang dikunjunginya. Tempat ini mengajarkan kita untuk terus menjunjung tinggi perdamaian dan saling menghargai keberagaman budaya maupun agama yang ada.



Nah, Kelenteng ini katanya dibangun pada saat Laksamana Cheng HO berlayar. Kemudian beberapa prajuritnya sakit sehingga dia memutuskan untuk berlabuh di Pantai Utara Semarang. Setelah itu, dia menyuruh anak buahnya untuk mendirikan tempat ibadah masjid yang lambat laun beralih fungsi menjadi Kelenteng. Namun ada versi lain yang menceritakan bahwa Cheng Ho membangun Mesjid dan Kelenteng di tempat yang sama.