Monday, March 14, 2016

Kembali ke “Partikel” Supernova 4 Dee

Tulisan ini muncul masih dalam rangka penasaran saya terhadap ending Intelegensi Embun Pagi, serial terakhir Supernova yang ditulis oleh Dewi Lestari. Setelah postingan di Blog sebelumnya saya menulis review atau lebih cenderung ke spoiller IEP, tulisan kali ini saya kan mencoba merangkai kembali serial Supernova mulai dari yang ke-4.



Kenapa yang ke-4? Well, sebenarnya karena supernova 1 saya hilang, Supernova 2 dan 3 lagi dipinjam teman jadi yang available dirumah Cuma yang ke-4. Namun terlepas dari itu di Serial supernova 4 ini sedikit demi sedikit misteri supernova mulai terkuak. Karena memang masih belum berpuas hati dengan IEP saya membaca ulang partikel dan mulai paham alur cerita Supernova ini.


Di buku ke 4 ini menceritakan tentang Zarah Amala, seperti petir (Elektra) Dee selalu menceritakan tokohnya pakai formula from zero to hero. Zarah seorang gadis biasa yang dididik ayahnya Firas secara tidak konvensional. Setting tempat untuk partikel ini terdiri dari beberapa daerah.

Dimulai dari sebuah desa yang terdapat di daerah Bogor yaitu desa Batu Luhur. Disini diceritakan kehidupan Zarah kecil. Firas merupakan seorang dosen brilian di IPB mendidik Zarah dengan penelitian-penelitiannya dan membawa Zarah terjun langsung di alam bebas. Firas tidak mau menyekolahkan Zarah di sekolah pada umumnya. Inilah yang menyebabkan awal mulai rusaknya hubungan Zarah dengan ibu dan kakek neneknya yang dipanggil dengan sebutan abah dan umi.

Di desa Batu Luhur terdapat sebuah bukit yang menurut orang sekitar sangat angker yang dinamakan Bukit Jambul. Banyak isu yang mengatakan kalau disana banyak penunggunya, ada yang mengatakan pusat perkumpulan jin dan ada juga yang menyatakan tempat itu merupakan portal untuk makhluk luar angkasa. Berbagai spekulasi muncul oleh masyarakat sekitar yang menyebabkan Bukit Jambul sama sekali tidak terjamah. Firas, merupakan satu-satunya orang yang sering kesana. Namun karena pengaruh Firas cukup bagus untuk perkebunan masyarakat sekitar sehingga tidak ada yang berani menegur Firas yang sering datang sembunyi kesana. (Clue untuk IEP)

Page 66-67 Akhirnya Firas mengajak zarah ke Bukit Jambul. Pengalaman pertama Zarah di Bukit Jambul juga merupakan another Clue untuk IEP

Page 68 Firas menjelaskan kepada Zarah tentang portal yang ada di Bukit Jambul. Bagian ini membuat saya bertanya-tanya apakah Firas sudah tau tentang Portal (Clue untuk IEP)

Page 71-72 Konflik semakin menjadi dikeluarga Zarah saat kelahiran anak ketiga Firas yang dipanggil Zarah adek. Adek lahir secara tidak normal. Kelahiran adek membuat gempar semua warga Batu luhur dan membuat mereka berspekulasi kalau kelahiran adek merupakan akibat dari Firas yang sering pergi ke Bukit Jambul.

Page 75 Firas menjelaskan kepada Zarah bahwa adek lahir cacat bukan karena pengaruh dari ilmu sesat atau apapun melainkan adek lahir karena kelainan gen yang dinamakan Harlequein Ichtyosis.

Oh iya, di Partikel ini banyak ilmu yang bisa didapat. Kebanyakan tentang jamur. Yang bikin saya salut Dee benar-benar melakukan riset yang mendalam tentang ilmu-ilmu pengetahuan tersebut.

Page 77 Firas menghilang dan meninggalkan 5 buah jurnal untuk Zarah.

Page 89-92 Zarah membaca jurnal Firas dan pada jurnal ke-5 ditemukan penjelasan Firas tentang pengalaman-pengalamannya di Bukit Jambul yang bertemu dengan makhluk-makhluk ET dengan berbagai macam bentuk.

Setelah Firas menghilang Zarah akhirnya mau sekolah. Karena dia terlalu pintar dan suka mengkritik guru di sekolah Zarah hanya mempunyai seorang teman yang bernama Koso yang menderita disleksia.

Setelah itu dimulailah pencarian-pencarian Zarah. Saya lupa dihalaman berapa tentang abah (ayah angkatnya Firas) pernah mimpi Firas hilang ditelan cahaya putih di Bukit Jambul (clue untuk IEP).

Janji Firas disaat zarah berumur 17 tahun akan dibelikan kamera. Dan saat usia dia 17 Zarah dikirim sebuah kamera langka yang tidak diketahui alamat pengirimnya. Zarahpun memulai pencariannya dengan menemui pak Kas (Clue untuk IEP) seorang fotografer keliling teman Firas. Dari pak Kas lah Zarah belajar fotografi hingga membawanya ke Tanjung Puting karena memenangkan salah satu lomba foto.

Dibagian ini Cuma menceritakan kehidupan Zarah di Tanjung Puting, salah satu tempat konservasi orang utan yang membawanya bertemu dengan Paul Daly (Clue untuk IEP) seorang fotografer alam liar yang mempunyai banyak jaringan diseluruh dunia. Singkatnya Zarah direkrut oleh Paul Daly untuk menjadi salah satu fotografer alam liar yang membawa Zarah keliling dunia dan menetap di London. Di London Zarah kembali bertemu dengan sahabat lamanya Koso.

Disini sedikit drama, Dee membumbui Partikel dengan kisah percintaan Zarah dengan seorang Fotografer majalah fashion yang bernama Storm. Tidak lama menjalin hubungan Zarah dikhianati oleh Strorm dan Koso sahabatnya.

Bersamaan dengan itu, Paul yang ternyata diam-diam membantu Zarah mencari pemilik asli kamera langka yang dipakai Zarah akhirnya menemukan kalau kamera itu dimiliki oleh Simon Hardiman (Clue untuk IEP).

Zarahpun melanjutkan pencariannya dengan menemui Simon di Glastonbury yang merupakan pusat daerah yang sering didatangi makhluk ET. Bersama Simon dan Hawkeye Zarah melakukan perjalanan spiritual yang memakai Iboga.

Oke saya akan menjelaskan sedikit tentang Iboga. Iboga ini merupakan tanaman yang mengandung Enteogen. Enteogen merupakan zat yang bisa menghubungkan manusia dengan dunia spiritual. Efek Enteogen ditubuh adalah untuk melebarkan spectrum kesadaran, memampukan kita merasa dan melihat segala sesuatu lebih intens.

Berdasarkan saran Simon, Zarah disarankan untuk menjalankan ritual ini untuk memastikan apakah Firas masih hidup. Menurut Simon kalau dalam ritualnya Zarah berhasil bertemu dengan Firas berarti Firas sudah meninggal. Namun zarah tidak bertemu dengan Firas melainkan dengan abah. Berbarengan dengan itu Zarah mendengar kabar dari Hara adiknya kalau abah meninggal.

Zarahpun memutuskan untuk kembali ke Indonesia. Simon memberikan Zarah kopian jurnal Firas namun dihalaman terakhir jurnal kelima berbeda dengan jurnal yang Zarah punya. Di halaman terakhir jurnal tersebut terdapat sebuah surat yang bertuliskan untuk Partikel.

Partikel ditutup dengan kepingan terakhir yang menceritakan pertemuan Bodhi (Akar) dengan Elektra (Petir) yang juga merupakan clue untuk IEP.

Selamat Membaca

- Gabriella Melisa -
Jakarta, 15-Maret-2016


No comments:

Post a Comment