Sunday, December 29, 2019

Hampir nyasar di Gunung Salak


Trip ini sebenernya udah lama banget, weekend terakhir sebelum puasa lebih tepatnya. Namun karna gue nulisnya setelah beberapa bulan jadilah baru sempat di post sekarang.
Gunung Salak bener-bener udah jadi bagian hidup gue beberapa tahun belakangan, dalam setahun bisa beberapa kali kesana, namun trip kali ini gahanya main-main doang sekalian nemenin suami gue buat diksar ade-adenya di mapala kampusnya, dan lagi lokasinya di Gunung Salak.

Aniversary Trip – The Pinewood Lodge and Organic Farm – Puncak


Banyak hal manis yang terjadi beberapa bulan belakangan, sehingga gue jadi jarang banget punya waktu buat update di blog ini. Namun untuk tetap menjaga ke –update-an isi blog ini, gue akan tetep nulis walupun beberapa postingan mungkin udah basi karna tripnya udah berbulan-bulan sebelum akhirnya di posting.
Kebetulan banget tanggal anniversary gue tahun pertama ini jatuh di weekend jadi memanfaatkan waktu yang singkat ini buat short trip aja karna kebetulan bulan puasa juga. Kemana lagi kalo bukan daerah puncak kan. Gamungkin ke salak buat ngecamp sih, takut gakebangun sahur hehe

Sebulan sebelum hari H gue udah booking hotel di daetah puncak, lebih tepatnya diarea sekitar taman safari. Namanya The Pinewood Lodge and Organic Farm, gue liat di traveloka tempatnya lumayan bagus, ada area taman bermainnya semacam rumah hobbit gitu, pas cek harga ternyata luar biasa murah. Gue akan review nanti stop-spot dan kondisi kamarnya nanti karna gue mau jelasin dulu perjuangan sampe akhirnya menemukan hotel ini.

Thursday, October 10, 2019

Wonosobo - Kuningan - Jakarta, the longest road trip ever!!


Perjalanan ini merupakan perjalanan 3 provinsi dalam 2 hari semalam. Jadi ceritanya gue sama suami baru turun sindoro. Sengaja sih turun sindoronya duluan dari rombongan tim karena gue dan suami ngejar kondangan sahabat kita di Kuningan, Jawa Barat. (yang mau baca perjalanan ke Sindoro bisa cek di 3 posingan sebelum ini). Sampai di basecamp SIndoro sekitar jam 10 siang, kita langsung beres-beres tanpa mandi karna mikirnya ngeburu travel yang gue pesen jam 5 di terminal Purwokerto langsung antar alamat ke Kuningan. Gue udah mesen ini travel jauh hari. Jam 11 kita menuju terminal Wonosobo terlebih dahulu. Gampang banget dari basecamp Kledung ini cukup turun ke pinggir jalan di seberang basecamp langusng bisa dapet bus ¾ menuju Wonosobo. 11.30 Touch down terminal Wonosobo. Sampai disini perjalanan masih aman sentosa belum ada kendala apa-apa.

View hotel dengan background Ciremai, Kuningan

Setelah beli gorengan buat ganjel perut, kita langsung menaiki bus jurusan purwokerto. Estimasinya pada saat itu adalah sekitar jam 2 kita sampai disana. Namun karna bus ekonomi yang dimana-mana hobby ngetem, jadilah sampai diterminal Purwokerto jam 3 siang. Nah, disini gue sempet pengen cancel travel karna mikir mungkin kita bisa cari bus ke Cirebon dulu. Iseng lah nanya ke beberapa agen disana, ternyata ada bus yang berangkat setengah 4 tapi ekonomi, gue ragu soalnya perjalanan ke Cirebon lumayan jauh, rasanya gasanggup kalau naik ekonomi tanpa AC apa lagi kondisi badan masih rontok baru turun gunung. Saat itu bapak-bapak diterminal udah banyak ngingetin buat ambil aja karena lagi ada perbaikan jalan di Bumiayu dan itu macetnya pol-polan jadi estimasi perjalanan bisa 2 kali lipat dari normalnya. Tapi gue saat itu berasumsi, mending travel aja lah udah anter alamat sampe ke Hotel, nyaman pula-kan. Dan kita menolak dengan halus untuk ikut bus ini.

Wednesday, July 24, 2019

Itinerary, Estimasi Waktu dan Biaya ke Sindoro 3153 MDPL



Itinerary & Estimasi Waktu

Itineray dan waktu yang ditulis disini adalah pakai waktu gue, dengan speed yang super santai. Jadi mungkin bisa lebih cepat untuk pendaki-pendaki lain tergantung fisik masing-masing.

Day 1 

Basecamp – Pos 1 setengah pake ojek (20 Menit)
Pos 1 setengah – Pos 2 1 Jam
Pos 2 – Pos 3 2 Jam
Pos 3 – Pos 4 20 menit

Day 2

Sunrise Camp – Pos 4 Batu Tatah 2 Jam
Pos 4 Batu Tatah – Puncak 1,5 Jam

Total waktu 7 Jam lebih kurang tergantung speed. Untuk perjalanan turun jangan terlalu optimis waktunya langsung bagi 2, dari puncak untuk kembali ke sunrise camp hampir memakan waktu yang sama karna memang jalurnya nggak memungkinkan untuk turun cepet. Plus, dari pos satu stengah kebawah karna gue ga berani naik ojek jadi perjalanan turun juga memakan waktu sampe bikin kaki kapalan.

Tuesday, July 23, 2019

Pendakian Santai Sindoro 3153 MDPL Via Kledung Part 2


Bangun jam setengah 5 subuh gue sama Faaiq langsung masak untuk persiapan summit. Wacana summit subuh-subuh berganti dengan sebangunnya, untung bangunnya gasiang-siang amat. Cuaca pagi itu mendung, lumayan bikin gemeter.



 
Sunrise Camp – Pos 4 Batu Tatah 2 Jam

Jam 06.11 WIB berangkat dari sunrise camp. Kabut masih turun, gak ada sunrise pagi itu. Seperti biasa rombongan terpecah lagi. Tapi kali ini gue jalan sama Faaiq. Sumpah ya, Sindoro ini bener-bener bikin mental drop. Awal perjalanan badan gue udah gaenak, dan gue sempet muntah di jalur. Baru jalan setengah jam gue udh nyerah gue bilang Faaiq gamau ikut muncak. Faaiq Cuma bilang “Yaudah, tapi kita samperin yang lain dulu yaa”. Disini gue udah nangis pengen turun. Untung Faaiq nenangin terus karna sebenernya bukan fisik gue yang ngedrop tapi mental gue. Sampe akhirnya gue duduk bentar minum tolak angin dan lanjut jalan. Tolak angin penyelamatku. 

Monday, July 22, 2019

Pendakian Santai Sindoro 3153 MDPL Via Kledung Part 1

Akhirnya berjodoh juga dengan Sindoro setelah drama tahun lalu Sindoro kebakaran saat semua persiapan pendakian sudah lengkap. Trip kali ini seperti biasa trip setahun sekali dengan geng Jalan-Jalan Bro. Namun kali ini ada 2 teman baru yang join pendakian kami. Welcome to the club Tiara dan Jae. 6 orang lainnya masih tim yang sama, gue, Faaiq, Dira, Tyo, Aldo dan Mellie. 


Perjalanan di mulai setelah nyoblos di rumah masing-masing. Meeting point di kampung rambutan karena kami berangkat dan pulang menggunakan bus. Busnya? Naik pahala kencana lagi dong dengan supir yang sama saat pulang Prau dari wonosobo ke Jakarta, supir yang bikin gue istigfar sepanjang jalan. Setelah tunggu-tungguan gue dan 6 orang lainnya berangkat. Tiara nyusul ketemu langsung di basecamp karna rumahnya  di Magelang. Dari kampung rambutan berangkat sekitar jam 7 malam, entah karena apa busnya sempat berhenti di KM 19 lumayan lama. Sekitar jam 11 malam buspun kembali berhenti untuk makan malam. Menunya? Duh pengen nangis gue haha nasi sayur dan telor dadar segede spoon bedak gue. Setelah makan perjalananpun dilanjut. Jam 3.30 sampai di wonosobo, gila karena estimasi waktu sekitar 12 jam, ini Cuma sekitar 8 jam, itupun udah termasuk berhenti lama di KM 19 dan berhenti makan dulu. Ga ngerti lagi sama supirnya, gue tidur aja sepanjang jalan karna kalo gue bangun udah pasti bakal ketakutan. 

Wednesday, July 17, 2019

Jogja Part 3: Wisata Kota, Malioboro, Tempo Gelato dan Wisata Cagar Budaya; Tamansari


Bukan ke Jogja namanya kalau tidak mampir ke Malioboro. Akses yang cukup gampang karena lokasinya berada di pusat kota dan dekat dengan stasiun tugu. Saya dan suami menghabiskan waktu dari sore sampai malam di malioboro, karena saat sore masih banyak yang jualan oleh-oleh di sepanjang jalan Malioboro. Jika tidak ingin panas-panasan cukup datang malam saja, karena kalau malam jalan Malioboro menyediakan banyak sekali pilihan makanan dari makanan ringan sampai makanan berat untuk dinikmati.


Karena saya datang saat akhir pekan sore-sore banyak sekali rombongan wisatawan yang belanja di Malioboro sehingga jalanannya menjadi padat. Kalau tidak mau jalan kaki, cukup siapkan uang untuk berkeliling Malioboro menggunakan becak.

Thursday, June 27, 2019

Jogja Part 2: Hutan Pinus Pengger dan Bukit Bintang


Setelah berpanas-panasan sebelumnya di Candi Prambanan dan Ratu Boko, saatnya mencari tempat yang adem. Destinasi berikutnya yang menjadi tujuan kami adalah Hutan Pinus Pengger. Lokasinya tidak begitu jauh dari kota, namun jalan menuju kesana lumayan menanjak dan berkelok-kelok jadi harus sangat hati-hati. 



Hutan Pinus Pengger ini banyak sekali terdapat spot untuk berfoto, biaya masuk hutan pinus sendiri sangat murah IDR 7rb per orang, dan untuk berfoto di beberapa spot cukup bayar seikhlasnya. Sebelum masuk ada baiknya untuk memfoto peta lokasi agar bisa menikmati semua spotnya untuk berfoto. 

Thursday, May 9, 2019

Jogja Part 1: Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko


Finally Jogja!! So excited as hell. Akhirnya saya ke Jogja!! Banyak yang menertawakan saya (bahkan saya sendiri) sebelumnya karena sudah menjajaki banyak kota di Pulau Jawa, namun Jogja “a must visit tourist destination” belum pernah sama sekali saya jajaki. Sebelumnya memang pernah merencanakan ke Jogja, bahkan honeymoon saya rencananya ke Jogja tapi dengan beberapa pertimbangan jadinya ke Bali.
 

Akhirnya kesempatan itu dating jugaa, kebetulan sekali salah satu sepupu suami saya akan melangsungkan pernikahannya di Jogja tanpa pikir panjang saya langsung booking tiket kereta dan hotel. Walapun di Jogja cuma weekend namun saya mengushakan untuk dapat menikmati beberapa tempat di waktu yang singkat. Sedikit obsesi namun saya tidak tahu kapan lagi bisa ke Jogja kan?
Nah, postingan di blog tentang Jogja ini akan dibuat beberapa postingan, karena saya ingin bercerita tentang bagaimana saya menikmati Jogja ke banyak tempat dengan waktu yang singkat. Untuk transposrtasi disana kami menggunakan sepeda motor yang di sewa di stasiun lempunyangan (no. rental).

Destinasi pertama yang ingin saya datangi sebenarnya adalah Candi Ratu Boko pada saat sunset, namun karena waktu sangat terbatas akhirnya saya dan suami ke Candi Ratu Boko tersebut pagi hari, karena lokasi Candinya sangat dekat dengan lokasi resepsi. Setelah searching-searching cara yang paling gampang menuju Ratu Boko adalah kami mengambil paket tour Prambanan-Ratu Boko jadi lebih berasa lagi karena bisa dapat 2 destinasi sekaligus. Harga paket untuk satu orang IDR 75.000 sudah termasuk shuttle Prambanan-Ratu Boko bolak balik. Sesuai instruksi di loket kami diarahkan untuk berkeliling Ratu Boko dulu baru turun lagi dan explore Prambanan.

Tuesday, May 7, 2019

Gunung Salak dan Pengalaman Mistis Pertama Kalinya

Pengalaman kali ini sungguh sesuatu yang bukan saya harapakan. Setelah menjajaki banyak tempat, pengamalan seperti ini adalah hal terakhir yang mungkin terlintas, bahkan tak terpikirkan sama sekali. Sebelumnya mungkin saya pernah mengalami beberapa kali hal yang diluar nalar, namun tidak terlalu saya rasa-rasakan. Dan pengalaman kali ini membuat saya semakin menyadari bahwa mereka benar-benar ada.

Pasirmanggis, setelah mengunjunginya beberapa bulan sebelumnya lalu saya berjanji akan kesana lagi. Datanglah kesempatan pada tengah February kemarin. Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap February saya dan suami memang selalu menjadwalkan ke gunung salak karna hari ulang tahun saya di February. Kali ini kami tidak hanya berdua, salah satu teman minta diantarkan berendam di Curug trip pun di jadikan.

Berangkat sabtu siang dari Jakarta. Tepat magrib kami sampai di hutan pinus area camp ciputri. Sebelum memutuskan untuk naik ke Pasir Manggis kami makan terlebih dahulu di warung-warung warga area parkir. 

Tuesday, April 2, 2019

Itinerary, Estimasi Waktu dan Biaya ke Prau 2565 MDPL lanjut Sikunir 2360 MDPL


Ada yang lupa di post haha

Itinerary & Estimasi Waktu

Itineray dan waktu yang ditulis disini adalah pakai waktu saya, dengan speed yang super santai. Jadi mungkin bisa lebih cepat untuk pendaki-pendaki lain tergantung fisik masing-masing.

Day 1

Basecamp Prau – Pos 1 : 11.00 – 11.45 (45 Menit)
Pos 1 – Pos 2 : 12.50 – 12.35 (45 Menit)
Pos 2 – Pos 3 : 12:40 – 13.15 (35 Menit)
Pos 3 – Sunrise Camp 13.20 – 14.10 (40 Menit)
Sunrise Camp – Puncak 2565 MDPL (5 Menit saja)
Total Waktu sekitar 3 Jam lebih sedikit.

Saturday, January 26, 2019

Kawasan Curug Ciputri, Gunung Salak


Salak lagi? Serius? Kemarin bukannya udah? Begitulah kira-kira pertanyaan yang saya dapatkan ketika beberapa teman menanyakan kemana saya minggu ini. Yap, Salak. Gunung yang tidak pernah berhenti memberikan kejutan karena memang sebagus itu.

Berangkat Sabtu malam dari Jakarta, sampai sekitar tengah malam. Seharusnya saya berangkat hari jumat, namun karena satu dan lain hal jadinya berangkat hari sabtu malam. Kali ini saya kembali mendatangi saung abah olot di kawasan curug ciputri. Seperti biasa kedatangan kami disana di sambut oleh Dadan, salah satu pemuda local sana yang sudah terbiasa mengantar tamu disana. Kedatangan kali ini juga sebenernya sekaligus survey tempat pendidikan untuk mapala suami saya.