Thursday, May 9, 2019

Jogja Part 1: Candi Prambanan dan Candi Ratu Boko


Finally Jogja!! So excited as hell. Akhirnya saya ke Jogja!! Banyak yang menertawakan saya (bahkan saya sendiri) sebelumnya karena sudah menjajaki banyak kota di Pulau Jawa, namun Jogja “a must visit tourist destination” belum pernah sama sekali saya jajaki. Sebelumnya memang pernah merencanakan ke Jogja, bahkan honeymoon saya rencananya ke Jogja tapi dengan beberapa pertimbangan jadinya ke Bali.
 

Akhirnya kesempatan itu dating jugaa, kebetulan sekali salah satu sepupu suami saya akan melangsungkan pernikahannya di Jogja tanpa pikir panjang saya langsung booking tiket kereta dan hotel. Walapun di Jogja cuma weekend namun saya mengushakan untuk dapat menikmati beberapa tempat di waktu yang singkat. Sedikit obsesi namun saya tidak tahu kapan lagi bisa ke Jogja kan?
Nah, postingan di blog tentang Jogja ini akan dibuat beberapa postingan, karena saya ingin bercerita tentang bagaimana saya menikmati Jogja ke banyak tempat dengan waktu yang singkat. Untuk transposrtasi disana kami menggunakan sepeda motor yang di sewa di stasiun lempunyangan (no. rental).

Destinasi pertama yang ingin saya datangi sebenarnya adalah Candi Ratu Boko pada saat sunset, namun karena waktu sangat terbatas akhirnya saya dan suami ke Candi Ratu Boko tersebut pagi hari, karena lokasi Candinya sangat dekat dengan lokasi resepsi. Setelah searching-searching cara yang paling gampang menuju Ratu Boko adalah kami mengambil paket tour Prambanan-Ratu Boko jadi lebih berasa lagi karena bisa dapat 2 destinasi sekaligus. Harga paket untuk satu orang IDR 75.000 sudah termasuk shuttle Prambanan-Ratu Boko bolak balik. Sesuai instruksi di loket kami diarahkan untuk berkeliling Ratu Boko dulu baru turun lagi dan explore Prambanan.

Tuesday, May 7, 2019

Gunung Salak dan Pengalaman Mistis Pertama Kalinya

Pengalaman kali ini sungguh sesuatu yang bukan saya harapakan. Setelah menjajaki banyak tempat, pengamalan seperti ini adalah hal terakhir yang mungkin terlintas, bahkan tak terpikirkan sama sekali. Sebelumnya mungkin saya pernah mengalami beberapa kali hal yang diluar nalar, namun tidak terlalu saya rasa-rasakan. Dan pengalaman kali ini membuat saya semakin menyadari bahwa mereka benar-benar ada.

Pasirmanggis, setelah mengunjunginya beberapa bulan sebelumnya lalu saya berjanji akan kesana lagi. Datanglah kesempatan pada tengah February kemarin. Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap February saya dan suami memang selalu menjadwalkan ke gunung salak karna hari ulang tahun saya di February. Kali ini kami tidak hanya berdua, salah satu teman minta diantarkan berendam di Curug trip pun di jadikan.

Berangkat sabtu siang dari Jakarta. Tepat magrib kami sampai di hutan pinus area camp ciputri. Sebelum memutuskan untuk naik ke Pasir Manggis kami makan terlebih dahulu di warung-warung warga area parkir.