Wednesday, September 2, 2015

Lawang Sewu

Bagi para pecinta tempat-tempat bersejarah tentu nama Lawang Sewu terdengar sudah tidak asing lagi. Gedung bersejarah yang katanya juga ber-hantu ini merupakan ikon kota Semarang yang paling terkenal. Sebagai pecinta sejarah tentu saja kesempatan berkunjung ke Semarang tidak mungkin saya lewatkan untuk mengunjungi salah satu gedung penninggalan Belanda ini.

Perjalanan ke semarang berawal dari ajakan salah satu teman kuliah saya. Awalnya Karimun Jawa adalah tempat tujuan kami, namun sialnya seminggu sebelum berangkat cuaca di Pulau Karimun ini tidak bersahabat, setelah deg-degan menunggu kepastian jadilah trip Karimun Jawa ditunda diganti dengan trip ke Semarang karena tidak mau rugi tiket kereta yang sudah dibeli.


New friend


Lawang Sewu tempat pertama di Semarang yang saya kunjungi, berhubung ini adalah kunjungan pertama saya ke Semarang tentu saja saya sangat excited.

“Lawang Sewu (bahasa Indonesia: seribu pintu) adalah gedung gedung bersejarah di Indonesia yang berlokasi di Kota Semarang,Jawa Tengah. Gedung ini, dahulu yang merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Terletak di bundaran Tugu Muda yang dahulu disebut Wilhelminaplein.” Source Wikipedia.



Ditemani seorang guide jadilah kami ber-9  tour mengelilingi gedung ini sembari mendengarkan cerita dari guide tersebut. Sebenarnya lebih enak datang malam-malam karena suasa yang lebih mencekam membuat trip kali ini makin seru, namun karena beberapa teman tidak mau ambil resiko jadilah kami masuk ke Gedung ini di siang bolong. Namun walaupun masuk siang-siang, tetap saja tempat ini berhasil membuat saya merinding sepanjang tour. Selain karena mendengar cerita-ceritanya, aura dan suasana tempatnyapun tidak menyenangkan.

Halaman depan gedung Lawang Sewu




Pintu-pintu Gedung Lawang Sewu










Salah satu tempat yang paling legendaris adalah penjara bawah tanah, namun saat kami kesana tempat tersebut sudah terendam air  (kata sebagian orang dalam perbaikan) kamipun tidak bisa masuk ke tempat tersebut.

Thanks for new friends that made this trip became unforgetable.



Semarang,
August 15, 2015


No comments:

Post a Comment